Gangguan Vestibuler Tipe Perifer

Migrain Vestibular
Migrain vestibular merupakan kelainan di mana terdapat migrain yang menyebabkan vertigo. Kelainan ini merupakan salah satu kelainan terbanyak yang menyebabkan vertigo spontan yang bersifat episodik. Migrain vestibular lebih banyak terdapat pada wanita dibandingkan pria, dengan perbandingan 1,5-5 : 1. Usia terbanyak yang sering terkena migrain yaitu usia 20-40 tahun. Biasanya, migrain muncul lebih dulu sebelum adanya vertigo. Pada beberapa penelitian, diketahui bahwa individu yang memiliki migrain lebih berisiko terkena vertigo.1
Patofisiologi
Patofisiologi dari migrain vestibular masih belum diketahui. Terdapat hipotesis bahwa migrain tersebut terjadi akibat adanya gangguan pada sistem vaskular dan perubahan pada aktivitas saraf.

Fisiologi Penghidu dan Pengecapan

Penghidu dan pengecap merupakan aktivitas yang membutuhkan molekul kimia sebagai rangsangannya karena sel saraf kedua pengindera tersebut merupakan kemoreseptor, yang berbeda dengan sifat sel saraf pada penglihatan dan pendengaran.1Penghidu dan pengecap merupakan kedua indera yang saling berkaitan, terutama dalam hal merasa makanan. Selain itu, kedua indera tersebut juga berkaitan dengan fungsi gastrointestinal dalam mengubah nafsu makan, sehingga disebut indera viseral. Walaupun fungsinya berkaitan, secara anatomi dan neurologi, penghidu dan pengecapan berbeda.2
Fisiologi penghidu
Eksitasi pada sel olfaktori
Reseptor penghidu terletak pada superior nostril, yaitu pada septum superior pada struktur yang disebut membran olfaktori.

Fisiologi Pendengaran

Telinga secara anatomis terbagi menjadi tiga bagian yaitu telinga luar, tengah dan dalam. Telinga luar dan tengah berperan dalam transmisi suara melalui udara menuju telinga bagian dalam yang terisi cairan. Pada telinga dalam ini, terjadi amplifikasi energi suara. Di sana juga terdapat dua macam sistem sensoris yaitu koklea yang mengkonversikan gelombang suara menjadi impuls saraf dan vestibular apparatus yang berguna untuk keseimbangan. 1

Pendengaran merupakan persepsi saraf terhadap suara yang terdiri dari aspek identifikasi suara dan lokalisasinya. Suara merupakan sensasi yang dihasilkan saat getaran longitudinal molekul lingkungan luar yang menghantam membran timpani.

Faringitis dan Laringitis

Faringitis
Faringitis adalah penyakit tenggorokan, merupakan respon inflamasi terhadap patogen yang mengeluarkan toksin. Faringitis juga bisa merupakan gejala dari penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus, seperti penyakit flu.1

Etiologi2

Beberapa penyebab dari faringitis yaitu:

Virus

Virus merupakan etiologi terbanyak dari faringitis.

Perkembangan Bahasa dan Bicara Bayi Dimulai Sejak Janin

Periode paling intensif berbicara dan perkembangan bahasa adalah selama 3 tahun pertama kehidupan, saat otak sedang berkembang dan matang. Anak-anak yang tidak terkena bahasa selama periode kritis ini mungkin mengalami kesulitan belajar bahasa kemudian. 1

Bicara (speech) dan bahasa(language)merupakan hal yang sedikit berbeda. Bicara adalah ekspresi verbal-bahasa. Bicara dihasilkan oleh tindakan terkoordinasi otot tepat di kepala, leher, dada dan perut. Bahasa jauh lebih luas dan mengacu pada seluruh sistem yang kita menyatakan dan menerima informasi dengan cara yang bermakna. Bahasa termasuk pidato, menulis, menandatangani atau bahkan menunjuk. 1

Rahim

Bahkan dari dalam rahim, bayi berusaha untuk berkomunikasi.

Obstructive Sleep Apnea

Obstructive sleep apnea (OSA) merupakan tipe dari sleep apnea yang paling sering ditemukan. Kondisi ini terjadi akibat oklusi parsial atau total pada saluran napas atas yang menyebabkan ventilasi menurun atau terhenti selama kurang lebih 10-60 detik.