Imunopatologi Tuberculosis

Awal infeksi
Transmisi M.tuberkulosis dilakukan melalui droplet udara yang kemudian dihirup oleh orang sehat. Sebagian besar bakteri terbuang oleh silia dari epitel respiratorius, namun terdapat beberapa kuman yang masuk ke dalam alveolus.1 Infeksi TB terjadi bila jumlah bakteri mencapai 5 basil.2 Kuman yang masuk ini kemudian difagositosis oleh makrofag yang belum teraktivasi secara spesifik. Fagositosis ini terjadi melalui interaksi dengan molekul permukaan makrofag, seperti reseptor komplemen, reseptor mannosa, reseptor igGFc, dan reseptor type A scavenger. Setelah fagositosis terjadi dan terbentuk fagosom, dinding bakteri menghasilkan LAM (glikolipid lipoarabinomannan) yang menghambat ion Ca2+ intrasel.

Etiologi Tuberculosis

Tuberkulosis (TB) adalah suatu penyakit granulamatosa kronis menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis.   Tidak hanya mengenai paru, penyakit ini juga dapat mengenai organ lain.  Penularan langsung terjadi melalui inhalasi mikroaerosol ekspektorasi (droplet) atau pajanan ke sekresi pasien TB.  Selain M. tuberculosis, M.bovis  juga menyebabkan TB orofaring dan usus yang berjangkit melalui susu sapi perah yang mengidap tuberkulosis. Sedangkan M.avium-intracellulare merupakan strain yang sering ditemukan pada pasien AIDS, mengenai 10 hingga 30% pasien.  Penularan strain ini melalui tanah, air, unggas, babi, dan hewan ternak.

Faringitis dan Laringitis

Faringitis
Faringitis adalah penyakit tenggorokan, merupakan respon inflamasi terhadap patogen yang mengeluarkan toksin. Faringitis juga bisa merupakan gejala dari penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus, seperti penyakit flu.1

Etiologi2

Beberapa penyebab dari faringitis yaitu:

Virus

Virus merupakan etiologi terbanyak dari faringitis.

Dinamika Pernapasan dan Sirkulasi Paru

Resistensi Jalur Pernapasan

Aliran udara pada paru tidak hanya bergantung pada gradien tekanan, namun juga resistensi jalur pernapasan yang ditimbulkan, sesuai dengan rumus F = P/R. (F adalah laju aliran udara, delta P adalah perbedaan antara tekanan atmosfer dan udara alveolus, dan R adalah resistensi saluran pernapasan yang ditentukan oleh jari-jari).

Penentu utama resistensi terhadap aliran udara adalah jari-jari saluran pernapasan. Pada sistem pernapasan yang sehat, jari-jari saluran pernapasan cukup besar, sehingga resistensinya rendah. Dengan demikian, normalnya, gradien tekanan merupakan faktor utama yang menentukan kecepatan aliran udara.

Bunyi Napas

Pada pemeriksaan fisik paru, salah satu tahap yang terpenting adalah pemeriksaan auskultasi yang bertujuan untuk menilai pergerakan udara pada jalan napas besar sampai sedang dan untuk membuat kesimpulan tentang jalan nafas, parenkim dan rongga pleura. Diafragma stetoskop (dihangatkan dengan memegang atau menggenggamnya dengan kuat pada telapak tangan digunakan untuk asukultasi paru rutin. (1)Pada pemeriksaan fisik paru, ada beberapa suara yang dapat didengar secara langsung tanpa alat bantu. Di antaranya adalah:

Suara batuk: Suara batuk, baik berdahak maupun tidak, menunjukan gangguan pada daerah bronkus maupun bronkiolus.

Suara mengi (wheezing): Suara ini dapat didengar baik pada saat inspirasi maupun ekspirasi.

Batuk

Batuk memiliki fungsi protektif terhadap saluran napas dan paru manusia. Tanpa refleks batuk yang memadai, terjadi retensi sekret saluran napas dan peningkatan risiko aspirasi. Batuk seringkali, meski tidak selalu, merupakan petunjuk suatu penyakit pada sistem pernapasan.1

Mekanisme Batuk

Batuk dapat bersifat volunter maupun refleks. Refleks batuk sebagai fungsi perlindugan dipicu oleh stimulasi ujung saraf oleh bahan kimia (asam, kapsaisin) maupun mekanik (polutan, suhu).

Biokimia Respirasi

Oksigen terutama diangkut dalam bentuk terikat dengan hemoglobin ke kapiler jaringan. Di sel jaringan tersebut, oksigen bereaksi dengan berbagai bahan makanan sehingga menghasilkan karbon dioksida dalam jumlah besar. Karbondioksida tersebut akan masuk ke kapiler jaringan dan diangkut kembali ke paru. 1

Pengiriman oksigen ke dalam jaringan

Pengiriman oksigen ke dalam jaringan membutuhkan kerjasama antara sistem respirasi dengan sistem kardiovaskular. Banyaknya oksigen yang dapat didistribusikan ke dalam jaringan tertentu ditentukan oleh banyaknya O2 yang memasuki paru-paru, pertukaran gas paru yang adekuat, aliran darah ke dalam jaringan, dan kemampuan darah untuk membawa O2.

Batuk Berdarah (Hemoptisis)

Hemoptisis perlu dibedakan dari hematemesis. Hemoptisis merupakan gejala yang meliputi pengeluaran darah merah muda yang bersifat basa dari mulut yang didahului rasa ingin batuk.

Apa Penyebab Asma

Asma merupakan obstruksi atau sumbatan saluran nafas yang biasanya ditandai dengan adanya mengi (wheezing) yang episodik atau kronik, batuk, dan perasaan berat pada dada akibat bronkokonstriksi. Ketidaknormalan tersebut utamanya disebabkan oleh tiga hal, yaitu:

1. Terjadinya penebalan dinding saluran nafas

Penebalan dinding saluran nafas ini bisa disebabkan oleh adanya inflamasi atau peradangan serta edema yang dipicu oleh histamin. Pada saat terjadi invasi mikroba, arteriol yang merupakan arteri kecil berdilatasi. Vasodilatasi inilah yang dipicu oleh histamin.

Ancaman Kejadian Mikrosefalus pada Fetus dengan Ibu Terinfeksi Penyakit Zika

Artikel Asli: Mlakar J, Korva M, Tul N, Popovic M, Poljšak-Prijatelj M, Mraz J, dkk. Zika Virus Associated with Microcephaly. The New England Journal of Medicine. 2016; doi: 10.1056/NEJMoa1600651

Epidemi virus Zika menyebar luas di Amerika Tengah, Amerika Selatan dan Karibia.