Kondrosarkoma

Kondrosarkoma merupakan tumor ganas dari kartilago, berisi sel mesenkim yang menghasilkan suatu matriks kartilaginosa.1 Terutama pada orang yang berusia antara 30-60 tahun.2 Meskipun begitu, kasus ini sebenaranya juga bisa terjadi pada usia 5-91 tahun.3 Tumor ini terjadi pada 20% neoplasma malignant tulang primer. Frekuensi kasus pada pria adalah dua kali dari wanita. Kebanyakan kasus kondrosarkoma ini terjadi sebagai kasus neoplasma soliter, serta sedikit kasus terjadi pada pasien dengan keluarga yang mengidap osteochondromatosis multiple dan enchondromatosis (Ollier disease).4 Tidak ada pembentukan osteoid (tulang muda yang belum mengalami kalsifikasi) secara langsung.

Segala Hal tentang Kanker

Dengan data statistik yang menunjukkan risiko peningkatan kasus baru sebanyak 70% dalam dua dekade ke depan, tidak salah jika banyak orang yang takut akan vonis mati sang kanker. Apakah mitos tersebut benar? Mari kita kupas tuntas rahasianya.

Kanker adalah penyakit yang berbahaya dan menjadi salah satu penyebab kematian utama di dunia. Hal tersebut tentu sudah menjadi fakta yang diketahui oleh khalayak luas, baik pihak dari kalangan kesehatan maupun awam. Data WHO tahun 2013 menunjukkan 14 juta kasus baru dan 8,2 juta kematian yang terkait kanker tahun 2012.

Guideline Klinis Hematuria dari American College of Physicians (ACP)

Artikel Asli: Nielsen M, Qaseem A. Hematuria as a Marker of Occult Urinary Tract Cancer: Advice for High-Value Care From the American College of Physicians. Ann Intern Med. Published online 26 January 2016 doi:10.7326/M15-1496

Hematuria adalah kondisi adanya hemoglobin atau sel darah merah dalam urine. Kasus hematuria umum ditemui pada kasus rawat jalan. Meski belum ada rekomendasi untuk skrining hematuria, banyak pasien yang mendapatkan pemeriksaan dipstik urine dan pemeriksaan mikroskopik sebagai suatu pemeriksaan yang rutin.

Fisiologi Penyembuhan Luka

Kemampuan untuk memperbaiki kerusakan jaringan merupakan cara bertahan hidup yang penting bagi makhluk hidup. Dalam proses penyembuhan luka, hanya terdapat 2 mekanisme yang terjadi di tempat luka tersebut, yaitu regenerasi, atau penggantian dari jaringan yang rusak dengan jaringan yang mirip, dan pembentukan scar yang mana jaringan rusak tersebut digantikan oleh protein jaringan ikat yang baru. Regenerasi merupakan mekanisme penyembuhan yang lebih baik karena itu menjaga fungsi dan penampakan normal. Pembentukan scar merupakan alternatif yang kurang memuaskan dan terjadi hanya ketika jaringan tersebut tidak mampu untuk beregenerasi.

Farmakologi Obat untuk Benign Prostate Hiperplasia (BPH)

Tidak semua pasien hiperplasia prostat perlu menjalani tindakan medik. Kadang-kadang mereka yang mengeluh LUTS ringan dapat sembuh sendiri tanpa mendapatkan terapi apapun.

Anemia Defisiensi Besi

Pucat merupakan salah satu tanda khas terjadinya anemia. Untuk memastikan pucat disebabkan oleh gangguan kadar hemoglobin dalam darah atau karena seseorang sedang takut (terutama anak-anak), kita dapat memeriksa konjungtiva dan telapak tangan. Konjungtiva akan nampak berwarna keputihan, bukannya kemerahan. Sementara itu, telapak tangan dapat kita bandingkan dengan telapak tangan kita apabila kita sudah memastikan bahwa kadar hb kita memang normal atau bandingkan dengan telapak tangan orang lain yang memang normal.

Anemia dan CKD Berkaitan dengan Fibrilasi Atrium Onset Baru

Sebuah penelitian di Jepang mendapatkan hasil bahwa terdapat keterkaitan antara kondisi anemia serta penyakit ginjal kronis (chronic kidney disease) dengan timbulnya onset baru fibrilasi atrium. Penelitian kohort prospektif yang dilaksanakan di Universitas Tsukuba serta beberapa multicenter di Jepang tersebut menemukan bahwa laju filtrasi glomerulus (eGFR)  <60 mL/menit/1,73 m2 memiliki 2,56 kali keterkaitan lebih besar dengan timbulnya fibrilasi atrium baru dibandingkan dengan kondisi ginjal normal. Masa follow up dari penelitian tersebut dilaksanakan selama 13.8 tahun.

Sementara itu, kadar hemoglobin <13 g/dL memiliki keterkaitan 1,5 kali lebih besar dengan onset baru fibrilasi atrium.

Anemia pada Penyakit Kronik

Kebanyakan pasien yang menderita penyakit kronik mengalami anemia. Anemia ini ditandai dengan kadar besi serum yang rendah, kadar transferin yang rendah atau normal, dan kadar feritin yang normal atau tinggi. Disamping itu, kadar hemoglobin berkisar antara 7-12 g/dL.1  Anemia jenis ini paling sering ditemukan pada pasien lupus eritematosus.2  Kini, anemia pada penyakit kronik disebut pula anemia inflamasi (AI) akibat ditemukan gejala yang sama tanpa disertai penyakit kronik pada orang yang lebih tua. Prevalensi AI menduduki peringkat ketiga setelah anemia defisiensi besi dan talasemia.1

Etiologi dan Patogenesis

Patofisiologi Anemia Pada Penyakit Kronik

 

Sumber: http://fracp.bigpondhosting.com/images/anaemiaofchronicdisease.jpg.

Faktor Risiko Kanker Payudara

Kanker payudara (ca mamae) merupakan tumor ganas yang menyerang jaringan payudara. Sel dan jaringan payudara menjadi berubah bentuk dan tumbuh secara tidak terkendali. Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang angka kematiannya tinggi. Survival rate 5 tahun kanker payudara bervariasi sesuai stadium kanker, mulai dari 100% pada stadium 0 dan 1 hingga mencapai 22% pada kanker payudara yang sudah metastasis (stadium 4). Komplikasi dan pengobatan kanker dapat menimbulkan gangguan kualitas hidup, produktifitas serta beban biaya yang besar.

Varises Vena: Faktor Risiko dan Patogenesisnya

Varises vena termasuk dalam penyakit vena kronis. Sebuah sistem klasifikasi komprehensif, CEAP, digunakan untuk membuat diagnosis serta membandingkan pasien dalam populasi. Klasifikasi tersebut berdasarkan pada clinical disease class (C); etiology (E); anatomical (A) dan pathophysiology (P).