Kondrosarkoma

Kondrosarkoma merupakan tumor ganas dari kartilago, berisi sel mesenkim yang menghasilkan suatu matriks kartilaginosa.1 Terutama pada orang yang berusia antara 30-60 tahun.2 Meskipun begitu, kasus ini sebenaranya juga bisa terjadi pada usia 5-91 tahun.3 Tumor ini terjadi pada 20% neoplasma malignant tulang primer. Frekuensi kasus pada pria adalah dua kali dari wanita. Kebanyakan kasus kondrosarkoma ini terjadi sebagai kasus neoplasma soliter, serta sedikit kasus terjadi pada pasien dengan keluarga yang mengidap osteochondromatosis multiple dan enchondromatosis (Ollier disease).4 Tidak ada pembentukan osteoid (tulang muda yang belum mengalami kalsifikasi) secara langsung.

Klasifikasi Gangguan Jiwa

Kriteria gangguan jiwa adalah suatu kelompok gejala atau perilaku yang secara klinis bermakna dan disertai penderitaan (distress) pada kebanyakan kasus dan berkaitan dengan terganggunya fungsi (disfungsi/hendaya) seseorang. Jika hanya terjadi penyimpangan atau konflik sosial tanpa disfungsi, tidak dimasukan dalam kriteria gangguan jiwa. Perlu diperhatikan bahwa sesuatu yang berbeda tidaklah berarti selalu lebih buruk atau lebih baik.

Ketoasidosis Diabetik

Ketoasidosis diabetes (KAD) merupakan salah satu komplikasi akut dari diabetes mellitus, terutama DM tipe 1. Kondisi ini ditandai oleh beberapa hal seperti hiperglikemia, ketonemia, dan asidosis metabolik.

Patofisiologi ketoasidosis diabetik. Tanda dan gejala yang timbul pada kejadian KAD disebabkan oleh kondisi defisiensi insulin secara relatif maupun absolut yang kemudian menyebabkan peningkatan counter-regulatory hormones (katekolamin, glukagon, growth hormon, dan kortisol). Peningkatan hormon-hormon tersebut menyebabkan hiperglikemia karena penggunaan glukosa berkurang disertai glukoneogenesis hepatik yang meningkat, lipolisis yang kemudian menyebabkan pembentukan benda keton, serta peningkatan metabolisme protein dan penurunan sintesis protein.

Keseimbangan Energi dan Pengaturan Suhu

Keseimbangan Energi

Energi dibutuhkan oleh setiap sel dalam tubuh untuk mempertahankan kehidupannya dan melaksanakan fungsinya dengan baik. Sumber energi berasal dari makanan yang dimakan, diserap, dan kemudian diolah oleh tubuh.1,2

Hukum pertama termodinamika menyatakan bahwa “total energi di dunia adalah konstan, energi tidak dapat diciptakan maupun dihancurkan.”  Oleh karena itu, semua energi yang ikut andil dalam hidup kita dapat dihitung dengan persamaan sebagai berikut1:

 
Energi Tubuh = Energi masuk – Energi Keluar
 

Energi masuk merupakan energi yang berasal dari makanan yang dimakan yang merupakan sumber energi.

Apa Penyebab Keriput dan Bagaimana Mengatasinya?

Kronologis Penuaan dan Keriput1

Penuaan kulit merupakan fenomena kompleks yang merefleksikan proses intrinsik natural dan ekstrinsik. Penuaan intrinsik merupakan fungsi hereditas individual dan hasil dari berjalannya waktu. Proses ini tidak bias dihindari.

Faktor eksogen seperti merokok, nutrisi buruk, dan eksposur sinar matahari merupakan penuaan ekstrinsik. Proses ini mestinya dapat dihindari dan biasanya berkaitan erat dengan penuaan dini. Faktanya, 80% penuaan kulit dipercaya disebabkan oleh eksposur sinar matahari. Eksposure radiasi UV, yang berdampak rusaknya DNA dan mempercepat pemendekan telomere, bisa dikatakan mempengaruhi penuaan intrinsik.

Keracunan Sianida

Sianida (CN) merupakan racun yang bersifat sangat toksik. Dalam takaran kecil, garam sianida dapat menimbulkan kematian. Sumber dari sianida dapat berupa asam sianida (HCN), NaCN, KCN, AgCN atau cyanogen (C2N2). Asam sianida merupakan cairan jernih yang bersifat asam, larut dalam air, mempunyai titik didih 26.5⁰C sehingga mudah menguap dalam suhu ruangan. Asam sianida ini terkenal degan aromanya yang khas seperti almond. NaCN dan KCN dipakai dalam proses pengerasan besi dan baja, penyepuhan emas dan perak serta dalam fotografi.

Kelainan Kongenital yang Diturunkan

Kelainan congenital, malformasi congenital, anomali congenital, atau cacat lahir merupakan istilah yang digunakan untuk menerangkan kelainan struktural, perilaku faal, dan kelainan metabolik yang terdapat pada waktu lahir. Cacat-cacat struktural congenital yang besar terjadi pada 2-3 % bayi yang lahir hidup, dan 2-3 % lainnya dikenali pada anak-anak umur 5 tahun. Cacat lahir merupakan penyebab besar kematian bayi yaitu kira-kira 21 % dari semua kematian bayi. Pada 40-60 % dari semua cacat lahir, penyebabnya tidak diketahui.

Kapan Resusitasi Jantung Paru Dilakukan?

Dalam arti luas resusitasi merupakan segala bentuk usaha medis, yang dilakukan terhadap mereka yang berada dalam keadaan gawat atau kritis, untuk mencegah kematian. Kematian di dalam klinik diartikan sebagai hilangnya kesadaran dan semua refleks, disertai berhentinya pernafasan dan peredaran darah yang ireversibel. Oleh karena itu resusitasi merupakan segala usaha untuk mengembalikan fungsi sistem pernafasan, peredaran darah dan saraf, yang terhenti atau terganggu sedemikain rupa sehingga fungsinya dapat berhenti sewaktu-waktu, agar kembali menjadi normal seperti semula.

Berhasil tidaknya resusitasi jantung paru tergantung pada cepat tindakan dan tepatnya teknik pelaksanaannya.

Karsinoma Serviks: Patogenesis dan Prinsip Penatalaksanaanya

Karsinoma serviks merupakan salah satu kanker yang paling sering pada wanita di seluruh dunia. Karsinoma sel skuamosa invasif mencakup 80% keganasan serviks. Tidak seperti kanker saluran reproduksi lainnya yang lebih banyak terjadi di negara industri, kanker serviks merupakan kanker pembunuh nomer satu pada wanita di dunia ketiga. Epidemiologi menunjukan bahwa kanker seviks merupakan penyakit menular seksual. Kanker skuamosa serviks dapat dicegah jika dilakukan skrining dan terapi yang tepat. 1  
Cervical Intraepithelial Neoplasia (CIN)

Hampir semua karsinoma sel skuamosa serviks invasif berkembang dari prekusor perubahan epitel yang disebut CIN (cervical intraepithelial neoplasia).

Segala Hal tentang Kanker

Dengan data statistik yang menunjukkan risiko peningkatan kasus baru sebanyak 70% dalam dua dekade ke depan, tidak salah jika banyak orang yang takut akan vonis mati sang kanker. Apakah mitos tersebut benar? Mari kita kupas tuntas rahasianya.

Kanker adalah penyakit yang berbahaya dan menjadi salah satu penyebab kematian utama di dunia. Hal tersebut tentu sudah menjadi fakta yang diketahui oleh khalayak luas, baik pihak dari kalangan kesehatan maupun awam. Data WHO tahun 2013 menunjukkan 14 juta kasus baru dan 8,2 juta kematian yang terkait kanker tahun 2012.